30 HARI BERCERITA (H - 5)

⁵/³¹

#30haribercerita
#30hbc2305
@30haribercerita
Hari ini saya masih membaca buku kemarin dimana saya menemukan sebuah kalimat yang menyatakan "tipe pembohong".

"Seseorang yang membiarkan dirinya berbohong sekali, akan lebih mudah berbohong untuk kedua dan ketiga kalinya, sampai akhirnya berbohong menjadi kebiasaan." -Thomas Jefferson.

Pada dasarny setiap org itu akan merasa bersalah jika berbohong tapi jika dilakukan terus menerus akan jd jati diri loh.

Menurut psikolog perkembangan dari University of Toronto Kang Lee kebohongan memiliki dua unsur, yaitu kemampuan untuk "membaca pikiran" dan juga "pengendalian diri yang baik".

Karena prinsip berbohong pada intinya adalah SAYA TAHU, kamu TIDAK TAHU apa yg saya tahu.
Jd kemampuan untuk “membaca pikiran” lawan sangatlah penting.

Bagi kalian yg memlki ciri berbohong saat berada dlm keadaan terdesak seperti ancaman, melindungi diri sendiri & orang terdekat, berbohong terencana, dan MASIH MEMILIKI RASA BERSALAH YANG BESAR, berarti kalian termasuk dlm " tipe pembohong pemula".

Jika kalian berbohong tanpa perencanaan, tidak sadar, tidak berpikir dua kali, melebih-lebihkan informasi, cenderung tidak konsisten dengan pernyataan, dan tidak sesuai antara kata dan tindakan, maka kalian termasuk dlm "tipe pembohong berkali-kali".

Ketika kalian adalah seseorang yang pandai merencanakan kebohongan, mempersiapkan secara detail hingga memikirkan faktor resiko yang mungkin terjadi, dan memiliki tujuan tertentu untuk mencari keuntungan yg berakhir dengan kejahatan maka kalian disebut sbgai “tipe pembohong profesional”.

Jika kalian adalah orang yang sulit memahami kenyataan atau kebohongan dan ada ketidaksadaran, kalian memiliki obsesi besar terhadap apa yg dyakini, membayangkan & menginginkan sesuatu yang tidak ada dan mengabaikan kenyataan, salahsatunya menganut ajaran sesat/terobsesi dengan sesuatu. Kalian termasuk dlm "tipe pembohong disosiasi".

Semoga mulai detik ini tidak ada yg berbohong lagi ya.
Sekecil apapun itu tetap salah, tidak di betulkan.

Sumber;
Antonius Daud, 2019. Gesture : The Secret Of Language And Facial Expression. Jakarta : Komunitas Psikologi Digital (PsikologiID).

Komentar